Pada sebagian besar wanita pasti tidak asing dengan salah satu treatment yang populer ini, dimana treatment ini merupakan seni dalam menghias kuku menjadi lebih cantik yang disebut nail art.

BACA JUGA : 5 Tanda Kuku Rusak Akibat Nail Art Dan Perlu Istirahat

Pengertian Nail Art

Nail art merupakan seni melukis, menghias dan mempercantik tampilan kuku, baik kuku tangan atau kuku kaki.

Dalam nail art terdapat juga beberapa prosedur seperti manicure untuk membersihkan kuku sebelum proses aplikasi nail art, pengaplikasian gel polish, pemasangan aksesoris dan finishing yaitu tahap aplikasi top coat.

Sejarah nail art di masa sekarang, menjadi kebutuhan yang utama untuk menunjang kecantikan kuku, nail art dipilih karena dapat membuat kuku lebih berwarna dan cantik.

Sejarah Nail Art

Awal mula nail art mulai dikenal pada tahun 3000 SM di India dan Mesir dengan menggunakan henna yang populer jaman dulu.

Jika dulu henna hanya dapat digunakan oleh wanita dengan kedudukan kasta tinggi seperti putri, selir, permaisuri dan putri kerajaan.

Lalu mulailah masuk dan berkembang di Tingkok pada abad ke 20-an dan menjadi sangat populer di kalangan wanita Tiongkok.

Di Tiongkok dikembangkan warna yang bervariatif untuk menghias kuku dari tumbuhan seperti arang, ekstrak daun dan rempah seperti kunyit.

Lalu, pada tahun 1920-an Tiongkok mulai mengembangkan cat kuku yang modern dengan banyak warna yang menjadi banyak peminat masa itu.

Meningkatnya jumlah peminat cat kuku, Hollywood kemudian menciptakan warna terang dan teknik manicure untuk lebih menyepurnakan proses dalam cat kuku.

Namun, cat kuku memiliki kelemahan yaitu mudah hilang, tahun 1980-an Amerika mengembangkan produk kecantikan berbasis gel yang terkenal sebagai gel polish.

Proses gel polish, manicure dan perkembangan lukisan pada kuku ini lalu dikemas dengan nama Nail Art, yang dikenal sampai saat ini.

Cara Aplikasi Nail Art :

Tentu saja nail art dengan cat kuku biasa memiliki perbedaan yang sangat jauh berbeda seperti :

1. Nail Art :

– Memiliki hasil yang lebih kuat dan tahan lama.

– Proses pengeringan menggunakan UV light.

– Warna dan jenis lebih bervariasi.

– Membersihkannya membutuhkan teknik khusus.

– Ketahanan kurang lebih 2 minggu sampai 1 bulan.

– Dapat di kombinasikan dengan aksesoris tambahan.

2. Kutek :

– Mudah dihapus cukup dengan cairan aseton.

– Proses pengeringan dengan angin/udara.

– Tidak bertahan lama, sekitar 3-4 jari saja.

– Tidak bisa di kombinasi dengan aksesoris.

Perkembangan nail art di era saat ini sangat pesat dan terbilang cepat, dari mulai update desain yang bervariasi, aksesoris dan trend nail art yang berkembang.